11 Indikator Kualitas Produk dan Cara Mempertahankannya

Permudah pekerjaanmu dengan indikator kualitas produk untuk memastikan produkmu tetap berkualitas. Yuk, baca ulasan berikut ini!

Kualitas produk adalah hal yang dipertaruhkan dari sebuah bisnis yang menjual produk. Pasalnya, kualitas barang yang baik akan selalu menarik pelanggan untuk melakukan repeat order, begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya, penting bagi seorang pebisnis untuk memperhatikan kualitas barangnya.

Menurut Philip Kotler dan Amstrong, kualitas produk adalah karakteristik produk yang dapat memuaskan kebutuhan pelanggan. Agar kebutuhan pelanggan terpenuhi, diperlukan sebuah standar khusus yang dalam hal ini disebut indikator kualitas produk. 

 Dengan adanya indikator tersebut, pemilik bisnis tentunya dapat mengetahui apakah suatu produk telah mencapai kualitas yang dipersyaratkan. Untuk itu, berikut ini 11 indikator yang wajib diketahui. 

Read More: Kenapa Manajemen Inventory Krusial Untuk Bisnis? Ini Jawabannya 

11 Indikator Kualitas Produk 

Agar kualitas produk yang dipasarkan sesuai dengan keinginan konsumen, indikator seharusnya dirancang sesuai item yang biasa digunakan pelanggan untuk menilai suatu produk. Setidaknya, ada 11 indikator untuk itu.

1. Fungsi

Fungsi berhubungan dengan kegunaan dan manfaat produk. Dalam hal ini, barang yang dipasarkan harus memberikan manfaat yang dicari konsumen.

2. Tampilan 

Dalam hal ini, pebisnis perlu memperhatikan warna dan bentuk dari kemasan serta isi produknya.

3. Biaya

Biaya meliputi bujet yang diperlukan untuk membuat atau memperoleh barang, pengemasan, pengiriman, dan biaya lain yang dibutuhkan agar barang sampai ke tangan konsumen.

4. Pasar 

Pasar adalah tempat yang memungkinkan barang terjual ke orang yang tepat atau membutuhkannya. Itu sekaligus tempat di mana orang yang membutuhkannya dapat membeli barang itu dengan mudah. Dengan pesatnya teknologi, tempat yang dulunya harus berbentuk fisik kini bisa berbentuk maya dengan adanya toko dan sistem pembayaran online.

5. Uang 

Selain biaya, uang harus diperhitungkan, terutama untuk menutupi biaya tak terduga, seperti barang rusak. Dalam proses produksi, barang rusak atau kembali bisa terjadi dan kadang hingga harus mengulang proses produksi. Tanpa uang, operasi tersebut tidak dapat terjadi.

Selain untuk menutupi kesalahan, uang juga perlu digunakan untuk meningkatkan kualitas pabrik, mulai dari mesin hingga SDM-nya. Hal itu untuk meminimalisasi kerusakan hingga pengembalian barang.

6. Manajemen

Adalah pihak yang mengatur segalanya, mulai dari perencanaan pembuatan barang hingga barang yang jadi bisa sampai ke tangan konsumen. Manajemen yang tepat harus bisa mengalokasikan tanggung jawab ke orang yang mumpuni agar seluruh proses produksi hingga pemasaran dapat dilaksanakan dengan baik.

7. Manusia

Proses produksi dalam jumlah besar sulit terlaksana tanpa bantuan mesin. Oleh karena itu penting menunjuk orang yang tepat untuk merancang sistem dan mesin untuk produksi massal. Selain itu, diperlukan pula orang yang mengoperasikannya. SDM yang dipilih haruslah orang yang ahli di bidangnya.

8. Mesin dan Mekanik

Mesin dan mekanik yang dibuat atau dipesan perlu disesuaikan dengan target produksi perusahaan. Kedua barang produksi itu juga harus dapat menurunkan biaya dan meningkatkan volume produksi.

9. Material 

Material dalam pembuatan produk memegang peranan penting dalam memastikan kualitas barang. Pemilihan bahan dari pemasok harus dilakukan secara ketat dan diuji dengan berbagai jenis pengujian untuk memastikan kualitasnya.

10. Persyaratan Proses Produksi

Setelah mesin, SDM, dan bahan sudah dirancang dan dipilih secara seksama, indikator berikutnya adalah pemenuhan syarat proses produksi. Syarat proses produksi harus memenuhi standar yang telah ditetapkan negara dan dunia. Selain untuk meminimalisasi dampak terhadap lingkungan, mematuhi syarat ini penting untuk memastikan kualitas barang produksi.

11. Metode dan Informasi Modern

Setelah proses produksi teratasi, metode produksi yang modern membantu perusahaan memastikan produksi selesai tepat waktu. Selain itu, pemrosesan data yang modern dapat membantu perusahaan memantau produknya dengan memberikan informasi akurat untuk membuat keputusan penting di masa mendatang.

Cara Mempertahankan Kualitas Produk

Setelah seluruh indikator kualitas produk terpenuhi, penting bagi sebuah perusahaan untuk mempertahankan agar kualitas produknya tetap sama setiap kali produksi. Hal itu dapat dilakukan dengan delapan cara berikut.

1. Menentukan Standar Kualitas

Meskipun indikator di atas sudah dapat digunakan untuk menentukan kualitas produk, perusahaan masih perlu menentukan standar lain untuk mempertahankan kualitasnya. Standar ini harus berbeda dari indikator kualitas sebelumnya.

Standar kualitas perlu dibuat dengan mempertimbangkan detail penting yang dapat mempermudah dan memenuhi ekspektasi konsumen. Beberapa pertanyaan yang bisa dijadikan dasar perancangan standar itu antara lain:

  • Apakah barang efisien dan mudah digunakan?
  • Apakah barang sudah menjadi solusi atas permasalahan pelanggan?
  • Apakah desain, fungsi, dan karakteristik barang sudah sesuai ekspektasi pelanggan?

2. Pilihan Mesin

Mesin yang menjadi barang produksi primer bagi perusahaan juga perlu diperhatikan. Menginvestasikan sejumlah uang untuk mendapatkan mesin terbaik demi menjaga kualitas barang juga perlu dipikirkan. Selain itu, mesin dapat memastikan perusahaan tidak mengalami keterlambatan dalam proses distribusi barang karena jumlah produksi tidak terpenuhi.

3. Penerapan Quality Management System (QMS)

Quality Management System (QMS) adalah aturan perusahaan yang memberikan panduan pada karyawan tentang proses produksi dan mempertahankan kualitas produk. Ketika sebuah sistem distandarisasi, seluruh keputusan akan bermuara pada penciptaan produk yang berkualitas.

4. Menciptakan Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan mirip seperti standar yang ditetapkan pada karyawan. Budaya ini bisa berhubungan dengan aturan mengenai jam kerja, ketepatan waktu masuk kantor, pakaian, dan standar yang mengatur aturan mulai hingga selesai produksi barang.

5. Pelatihan Karyawan

Perusahaan yang baik seharusnya tidak hanya memperlakukan karyawan seperti sapi perah, tetapi juga memperhatikan perkembangan keterampilannya. Dengan begitu, karyawan bisa lebih dihargai dan merasa bahwa mereka bekerja untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan. Ketika perusahaan ingin mencapai sesuatu yang lebih dan membutuhkan keterampilan karyawan, perusahaan perlu memberikan pelatihan yang dibutuhkan.

6. Mempelajari Kompetitor

Kompetitor adalah sumber belajar terbaik bagi perusahaan. Seorang pengusaha bisa mendapatkan informasi, seperti basis data pelanggan, tren, dan hal baru yang terbukti berhasil dengan mudah. Hal ini sebenarnya sudah banyak dilakukan perusahaan lain, seperti sebuah mini market yang selalu membangun toko baru di sebelah kompetitornya tanpa perlu mengeluarkan biaya survei tempat.

7. Mengetes Produk

Cara paling ampuh untuk mempertahankan kualitas produk adalah mengetesnya sebelum didistribusikan ke pasar. Hal ini penting dilakukan terutama untuk produk baru.

Pengetesan produk bisa dilakukan dengan mengundang beberapa orang ahli yang dapat menilai suatu produk dengan benar. Dari komentar dan masukannya, perusahaan bisa menentukan untuk melakukan perbaikan atau melanjutkan proses peluncuran.

8. Mendengarkan Saran Konsumen

Hal terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan mendengarkan saran konsumen. Suara konsumen, meskipun terdengar cerewet atau terlalu negatif, perlu didengarkan. Pasalnya, kritik dan saran konsumen mewakili standar penilaian konsumen lainnya. 

Kritik dan saran mereka adalah harapan yang mereka inginkan dari produk untuk mengatasi masalah mereka. Jika mampu mengelola kritik dan saran yang baik, produk kamu bisa menjadi yang terdepan di niche-nya.

Itulah 11 indikator kualitas produk dan cara mempertahankan kualitasnya. Kamu punya bisnis? Ingin Go Digital, jangkau calon pelanggan lebih luas dan omzet meningkat?

Ayo bergabung dengan Juragan DOKU, sahabat berjualan persembahan DOKU yang bisa mendukung aktivitas jualan online kamu dengan fitur pembayaran digital dan edukasi pelatihan online bisnis gratis!

Setelah bergabung, kamu bisa menikmati fitur pembayaran digital seperti Payment Link yang bisa perbanyak transaksi sukses melalui WhatsApp, e-Katalog yang bisa buat toko online secara mandiri, QRIS yang bisa terima pembayaran dengan satu kode QR dan yang gak boleh dilewatkan, pelatihan online bisnis gratis yang nantinya akan dibimbing oleh para mentor bisnis yang handal!

Cara bergabungnya mudah, bisa melalui Aplikasi Juragan DOKU yang bisa kamu download via smartphonemu, atau kamu juga bisa mendaftar melalui website di sini. 

Terima pembayaran lancar, Usaha makin gencar, Gabung jadi Juragan DOKU, Sekarang!